Menunggu Malaikat Pembawa Rejeki

Posted on 26 Mei 2012 oleh

0


Amor terlihat berdiam diri di depan sebuah rumah mewah dan sesekali dia melihat ke atas langit. Satpam rumah tersebut memperhatikan Amor dan mulai curiga “Maaf.. Sudah berjam-jam kamu di sini, apa yang kamu lakukan.? Apa kamu ingin mencuri di rumah ini.?”

Amor merasa dituduh “Kalau bicara jangan sembarangan Pak.?”

“Terus kamu mau apa di sini.?” tanya satpam.

“Saya sedang menunggu malaikat yang suka membawa rejeki buat manusia.” jawabnya sambil melihat ke atas langit.

Satpam merasa heran “Mau apa.? Aneh-aneh saja.”

Amor kemudian menjelaskan “Begini Pak.. Nanti kalau Malaikat itu datang saya mau menanyakan apa rejeki saya tertukar dengan rejeki pemilik rumah ini, soalnya rumah saya kan berada dibelakang rumah ini, jadi waktu malaikat membawa rejeki buat saya tersangkut dirumah ini karena rumah saya terhalang rumah ini.”

Satpam menggelengkan kepala “Eh bocah edan.. Yang namanya malaikat itu pasti benar, karena sudah di setting sedemikian rupa dan tidak akan melanggar tugasnya, tidak seperti manusia.”

“Kalau manusia memangnya kenapa Pak.?” tanya Amor.

“Kalau manusia sering salah kalau dikasih amanat, terkadang disuruh mengantarkan uang sumbangan saja masih saja suka disunat.. Sudah lebih baik kamu ke bandara sana.” jawab satpam.

“Mau apa saya ke bandara Pak.?” tanya Amor heran.

“Menunggu para tki pulang terus kamu nikahkan, tahu sendiri kan kalau tki pulang pada bawa uang banyak dan kamu bisa menumpang hidup.” jawab satpam sambil tersenyum.

“Kalau bicara jangan sembarangan Pak, biar begini saya masih punya harga diri.” Amor merasa kesal dan berlalu pergi.

Satpam kembali tersenyum “Masih punya harga diri juga tuh bocah hehe.

(Oleh: Jimmy Al Ghazali Indra)

Posted in: Humor