Fakta Dalam Bercinta

Posted on 26 Juni 2013 oleh

0


Benarkah stres bisa membuat penis pasangan makin menyusut? Hmm, cari tahu di sini sekaligus uji pengetahuan Anda seputar hubungan intim.

1 Berhubungan intim selama kurang-lebih tiga puluh menit dapat membakar hingga 200 kalori?

Betul. Ya, aktivitas seks adalah bentuk olahraga yangmenyenangkan! Namun, bukan berarti Anda bisa meninggalkan kebiasaan olahraga karena rajin berintim-intim, ya! Biarkan aktivitas ini menjadi salah satu bagian dari rutinitas olahraga Anda.

2 Aktifitas seks dapat meningkatkan daya tahan tubuh?

Betul. Penelitian dari Wilkes University menunjukkan bahwa mereka yang bercinta satu hingga dua kali perminggu, memiliki kadar immunoglobulin yang lebih tinggi. Antibodi ini berfungsi menambah kekuatan sistem imun sebanyak 30 persen dibandingkan mereka yang jarang bercinta.

3 Seks tak dapat menunjang kesehatan kulit?

Salah. Faktanya, berhubungan seks ternyata dapat melepaskan zat-zat yang meningkatkan kesehatan kulit, yaitu DHEA (dehydroepiandrosterone ) atau hormon yang berguna untuk kulit.

4 Perempuan selalu meraih orgasme di setiap aktifitas ranjang?

Salah. Berdasarkan penelitian The Kinsey Institute di bagian seks, gender, dan reproduksi, hanya 29 persen perempuan yang rutin meraih orgasme ketika berhubungan seks. Artinya, 71 persen lainnya bisa jadi tak pernah merasakan sama sekali, atau hanya mengalami klimaks sesekali.

5 Pada minggu keenam setelah persalinan, perempuan dipastikan siap untuk bercinta kembali?

Salah. Rata-rata, dokter memberi tahu bahwa perempuan dapat memulai aktivitas seksual setelah enam minggu melahirkan. Namun pada praktiknya, mengembalikan selera bercinta bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan bahkan setahun!

6 Pasangan rata-rata beraktivitas ranjang sebanyak 103 kali per tahun?

Betul. Memang tak ada angka yang pasti mengenai seberapa sering intensitas seseorang bercinta, tapi dokter menganjurkan melakukan hubungan seks setidaknya seminggu sekali untuk meningkatkan kadar testosteron yang bemanfaat bagi selera dan kehidupan seks yang sehat.

7 Gangguan tiroid dapat menurunkan gairah berintim-intim?

Betul. Tiroid memang dapat menurunkan libido. Gejala tiroid lain biasanya berat badan berlebih, kerontokan rambut, keringnya kulit, dan mudah lelah. Namun jangan khawatir, gejala ini dapat didiagnosis dengan cara mengambil tes darah yang tak terlalu rumit.

8 Pria memiliki pilihan dan pemahaman seks yang lebih pelik dibandingkan perempuan?

Salah. Para ahli justru mengatakan, kecenderungan perempuan dalam hal seksual lebih rumit dibandingkan pria. Pria malah lebih kaku dan spesifik ketika merujuk hal-hal yang dapat mencipta hasrat seksual. Sementara perempuan, umumnya memiliki kecenderungan tak tentu arah alias “plinplan”. Oleh karena itu, para peneliti menyimpulkan bahwa ketertarikan atau hasrat seksual perempuan lebih berpengaruh pada kondisi sosial dan budaya yang berlaku.

9 Stress pada pria dapat memendekan penis?

Betul. Meski sifatnya hanya sementara, stres memang dapat menyebabkan ukuran penis menyusut. Di sisi lain, ukuran penis pria memang bervariasi dan ditentukan oleh faktor lingkungan seperti air dan udara dingin. Ada pula kegendutan yang membuat lemak menumpuk di bagian perut bawah sehingga penis terlihat memendek. Hal ini umumnya akan menganggu secara psikologis dan mengakibatkan pria mengalami penyusutan penis.

Posted in: Serba-serbi