Wanita Lebih Tua Dari Pria

Posted on 27 Juli 2013 oleh

0


Siapa pun yang mengatakan cinta harus spontan dan tidak terencana, itu memang benar! Tapi bagaimana kalau Anda lupa usia Anda dan membuat Anda jatuh cinta pada seorang pria yang lebih muda dari Anda? Tidak buruk juga?

Mungkin pasangan tidak menyoalkan usia dan Anda merasa kalau pria itu sudah yang terbaik bagi Anda. Namun daripada menyesal belakangan, ada baiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal berikut ini.

~ Pria muda lebih menyenangkan

Ya, anak muda memang memiliki gairah yang menggebu-gebu tentang semua hal. Namun seiring bertambahnya usia, terutama setelah terikat secara profesional dengan pekerjaan atau suatu hubungan, pria juga cenderung meninggalkan kesenangan itu sedikit demi sedikit.

Jangankan yang berbeda usia, dengan yang seumuran saja kadang kita sering menemukan perbedaan. Namun jangan sampai perbedaan itu mengambil alih hubungan Anda. Yang terpenting adalah, bagaimana Anda dan pasangan menikmati perbedaan itu bersama-sama.

~ Merasa lebih muda

Mau tak mau, ketika Anda menjalin hubungan dengan pria yang lebih muda, Anda dituntut untuk masuk ke dalam dunianya. Ketika Anda melakukan itu, Anda akan merasa berada di usianya juga.

~ Dia mungkin kekanak-kanakkan

Ada kemungkinan pasangan Anda belum dewasa (dalam hal pemikiran). Ini bisa menjadi masalah ketika Anda berharap ia berperilaku dan bertindak layaknya orang dewasa. Tentunya ini akan menjadi masa-masa yang sangat menjengkelkan dalam hubungan kalian.

~ Dia menghormati Anda sepenuhnya

Tanpa Anda sadari, Anda mengambil alih hidupnya (mengurus, membimbing, mengajar, dan lain sebagainya). Mungkin itulah alasan pasangan mengapa begitu memuja dan menghormati Anda.

~ Mungkin tak mengerti tanggung jawab

Pasangan bisa jadi belum siap untuk menikah, bahkan untuk membicarakannya saja ia sungkan. Hal itu bisa disebabkan karena ia belum siap untuk mengambil alih semua tanggung jawab yang ada dalam sebuah pernikahan.

~ Jalani dulu apa adanya

Mengencani pria yang lebih muda bisa menjadi indikasi Anda masih ingin menikmati hidup alias bersenang-senang. Masa bodoh soal masa depan!

Selain mempertimbangkan hal-hal di atas, berikut ini beberapa hal yang dapat membantu Anda memutuskan apakah pasangan Anda dapat dipertahankan:
1. Pasangan harus cukup dewasa untuk melihat setiap tantangan atau kegagalan yang dilalui saat menjalani hubungan dengan Anda. Hal ini bisa Anda pelajari melalui cara ia berkomunikasi dan mencari solusi dalam setiap masalah.
2. Jika pasangan serius dengan Anda, dia akan bersedia untuk mengambil sikap (misalnya soal pernikahan).

Posted in: Serba-serbi