Antara Pensil dan Manusia

Posted on 25 Oktober 2013 oleh

0


Pada awalnya sang pembuat pensil berbicara kepada sang pensil, “Ada lima hal yang perlu kamu tahu sebelum aku mengirimmu ke dunia fana. Ingatlah selalu kelima hal ini, dan kamu akan menjadi pensil terbaik di muka bumi ini.”

Pertama :

Kamu akan mampu melakukan banyak hal besar, namun semua itu hanya terjadi bila kamu berada dalam genggaman seseorang.

Kedua :

Kamu akan mendapatkan pengalaman menyakitkan, tetapi hal ini sangat diperlukan untuk menjadikanmu pensil yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Ketiga :

Kamu punya kemampuan untuk memperbaiki/mengoreksi kesalahan yang mungkin kamu lakukan.

Keempat :

Bagian dirimu yang terpenting, selalu berada di dalam.

Kelima :

Apa pun yang terjadi, kamu harus terus menulis. Kamu harus meninggalkan jejak dan kesan yang jelas dan dapat dibaca, betapa pun sulitnya situasi.

Sang pensil mengerti, berjanji untuk mengingatnya dan masuk ke dalam kotak dengan pemahaman penuh akan kehendak sang pembuat. Sekarang, gantilah pensil itu dengan diri anda sendiri, selalu ingat dan jangan pernah lupa, maka anda akan menjadi manusia terbaik yang dapat anda lakukan.

Pertama :

Anda mampu melakukan banyak hal besar, selama anda mengizinkan diri anda berada dalam genggaman Allah dan biarkan orang lain memanfaatkan bakat dan kemampuan yang anda miliki.

Kedua :

Anda akan mengalami berbagai pengalaman yang menyakitkan dengan menghadapi berbagai ujian hidup, namun anda sangat memerlukannya untuk menjadi manusia yang lebih baik dan kuat.

Ketiga :

Anda dapat memperbaiki kesalahan yang pernah anda buat, dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah mengatasinya.

Keempat :

Bagian dirimu yang terpenting, selalu berada d dalam yaitu hati yang senantiasa harus terjaga kebersihannya.

Kelima :

Pada setiap lembaran dan permukaan, di mana pun anda berjalan, anda harus meninggalkan jejak yang baik dan jelas. Apa pun situasinya, anda harus terus melayani Sang Pencipta dalam segala hal.

(Oleh : Inspiration Motivation)